Modus ini biasanya melibatkan akun media sosial palsu (di platform seperti Instagram, Bigo, atau Telegram) yang menggunakan foto profil wanita berhijab atau berpenampilan menarik untuk memancing korban. Nama-nama seperti "Kak Mawar" digunakan untuk membangun kesan akrab namun menggoda.
Kejahatan ini tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga beban psikologis yang berat. Beberapa kasus mencatat kerugian mulai dari jutaan hingga miliaran rupiah karena korban terus diperas berkali-kali. Modus ini biasanya melibatkan akun media sosial palsu
: Pelaku mencari target di media sosial atau aplikasi kencan. Mereka sering melakukan profiling untuk mengetahui latar belakang korban, seperti pekerjaan atau keluarga, guna memperkuat ancaman nantinya. seperti pekerjaan atau keluarga